"Saya rasa Kota Bekasi ini sangat potensial untuk peminat bakso, karena masyarakatnya padat," kata pria yang sudah mengajar di 200 lebih perguruan tinggi se-Indonesia itu.
Setidaknya, Partai Perindo sudah membuktikannya lewat UMKM binaannya. Gerobak Perindo, misalnya, yang menjajakan bakso berhasil meningkat pendapatannya hingga bisa membuka cabang dan menyekolahkan anak-anaknya sampai perguruan tinggi.
"Beberapa gerobak bakso yang kami sumbang itu, satu bulan bisa untung Rp5 juta – Rp6 juta, sehingga mereka bisa punya gerobak kedua, ketiga," tutur HT yang baru saja dari safari politiknya di Jawa Tengah dan terus keliling Indonesia.
Program Perindo
Dia mengatakan, Partai Perindo menggulirkan berbagai program, antara lain gerobak Perindo, koperasi nelayan, pemberian mesin perontok padi dan banyak lagi. Tujuannya adalah agar masyarakat bisa sejahtera.
"Konsep Partai Perindo membangun masyarakat, memberdayakan mereka sehingga mereka bisa mandiri, produkif, bisa menghasilkan penghasilan sendiri, kesejahteraan mereka meningkat," ujar HT.