Biografi Cipto Mangunkusumo, Bikin Kesal Orang Eropa tapi Tetap Dikagumi

Chocholie Cheline Gioh
Biografi Cipto Mangunkusumo, tokoh pergerakan nasional yang dikagumi bangsa Eropa (Foto: Istimewa)

Pada 1922, dia mendirikan Institut Ksatria bersama Danudirja Setiabudhi. Pemerintah kolonial Belanda menangkapnya dan mengasingkan Cipto Mangunkusumo ke Banda Neira selama 13 tahun. Setelah itu dia pindah ke Makassar, Sukabumi, dan terakhir Jakarta.

Cipto Mangunkusumo mendirikan sebuah rumah sakit di Jakarta yang kemudian dikenal dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), di mana dia meninggal pada 8 Maret 1943. 
Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Watu Ceper di Ambarawa, Jawa Tengah. Pada tahun 1964, pemerintah Indonesia menobatkannya sebagai Pahlawan Pergerakan Nasional.

Itulah biografi Cipto Mangunkusumo, tokoh pergerakan nasional yang namanya selalu dikenang sampai saat ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Gempa M6,0 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami di Indonesia

Health
4 hari lalu

Dokter Dikirim ke Wilayah Terisolir untuk Fokus Beri Pelayanan Dasar hingga Trauma Healing

Internasional
5 hari lalu

Viral Perawat asal Indonesia Lindungi Perempuan Lansia saat Gempa M7,0 Guncang Taiwan

Internasional
6 hari lalu

Amerika Kembali Tarik Produk Udang Beku Indonesia karena Potensi Paparan Radioaktif Cesium-137

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal