BKKBN Berkolaborasi Cegah 400.000 Anak Stunting Setiap Tahun

Rizqa Leony Putri
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. (Foto: dok BKKBN)

Selain pembentukan aplikasi, BKKBN juga membentuk Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari Bidan, Kader PKK, dan Penyuluh Keluarga Berencana agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Koordinasi yang terintegrasi juga diperlukan agar masalah stunting tertangani dengan efektif.

Emanual Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI menyatakan bahwa program penanganan stunting sejak dulu sudah ada, namun ruang kendali tidak seperti sekarang, dimana terdapat RANPASTI (Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting) dengan pola yang lebih terarah.

Menteri PPN/BAPPENAS Suharso Monoarfa juga menyampaikan banyak program intervensi yang diberikan pemerintah, seperti: keluarga harapan, bantuan non tunai, DAK, hingga program sanitasi. Namun, hal ini dinilai masih perlu perbaikan penetrasi di lapangan, salah satunya dengan menghidupkan kembali masyarakat serta LSM yang dulu turut menggerakkan BKKBN.

(CM)

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kemendukbangga akan Gelar Upacara HUT ke-81 RI Inklusif, Puluhan Lansia Jadi Tamu Kehormatan

7 hari lalu

Memprihatinkan, Prabowo Ungkap 1 dari 4 Anak Indonesia Alami Stunting

7 hari lalu

Prabowo Sebut MBG Bisa Atasi Stunting: Teruskan Program!

15 hari lalu

PDIP Tekankan ASI Kunci Cegah Stunting, Cetak Pemimpin Masa Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal