BMKG: 10.232 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 NTT, 157 Dirasakan

Binti Mufarida
Ilustrasi gempa. (Foto: iNews.id)

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, sejumlah gempa susulan menimbulkan guncangan signifikan dengan intensitas IV-VI MMI yang dirasakan kuat oleh masyarakat setempat.

Guncangan kuat tercatat pada 19 Agustus 2026 pukul 23.17 WIB dengan kekuatan M5,6. Kemudian, pada 20 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB terjadi gempa berkekuatan M5,8. Gempa signifikan kembali terjadi pada hari yang sama pukul 09.47 WIB dengan kekuatan M5,8.

Guncangan tersebut memicu kerusakan susulan pada sejumlah struktur bangunan dan jembatan yang sebelumnya terdampak, serta menyebabkan tanah longsor di beberapa titik.

Hasil relokasi BMKG menunjukkan gempa susulan tidak menyebar secara homogen, tetapi membentuk beberapa klaster. Klaster utama berada di sekitar zona sumber gempa M7,7 di utara Nagekeo dan membentang mengikuti arah Flores Back-arc Thrust.

Sementara itu, Wijayanto mengatakan klaster gempa susulan lainnya muncul di bagian barat zona sumber utama, tepatnya di sebelah utara Kabupaten Manggarai.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Update Korban Gempa NTT M7,7: Korban Tewas 111 Orang, 188 Ribu Masih Mengungsi

2 bulan lalu

Gempa Susulan NTT Hampir 10.000 Kali, Ahli Ungkap Penyebabnya

2 bulan lalu

BNPB: 237 Warga Maumere Pengungsi Gempa M7,7 Mulai Pulang ke Rumah

2 bulan lalu

BMKG Catat 9.765 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 NTT, 155 Dirasakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal