BMKG Catat 1.297 Titik Panas di Indonesia, Sumatera Terbanyak

Binti Mufarida
Karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Foto: iNews)

Sementara itu, Sulawesi terpantau memiliki 66 titik panas, Nusa Tenggara 38 titik, dan Jawa sebanyak 12 titik.

Selain memantau titik panas, BMKG juga mendeteksi sebaran asap melalui citra satelit Himawari. Pengamatan pada 15 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB menunjukkan asap menyebar di sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

“Sebaran titik panas dan asap tersebut menunjukkan bahwa potensi karhutla masih menjadi perhatian, khususnya pada wilayah yang mengalami defisit hujan dan memiliki kondisi vegetasi yang kering,” paparnya.

BMKG mengingatkan masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di daerah dengan curah hujan rendah dan vegetasi yang mulai mengering. Kondisi lahan yang kering dapat meningkatkan kerentanan terhadap kebakaran, sehingga upaya pencegahan dan pemantauan perlu terus dilakukan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
9 jam lalu

BMKG Ungkap Baru 8 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Hujan, Jawa hingga Bali Kemarau

24 jam lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Beruntun Guncang Sukabumi dan Bogor

2 hari lalu

BMKG Catat Jakarta 109 Hari Tak Diguyur Hujan, Daerah Lain Bagaimana?

2 hari lalu

BMKG Prediksi El Nino Berlanjut hingga Awal 2027, Ungkap Dampaknya ke Cuaca RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal