BMKG Catat 9.765 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 NTT, 155 Dirasakan

Binti Mufarida
Gempa susulan pascagempa NTT. (Foto: BMKG)

Guncangan kuat tercatat pada 19 Agustus 2026 pukul 23.17 WIB dengan kekuatan M5,6. Kemudian, gempa kembali terjadi pada 20 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB dengan kekuatan M5,8.

Selanjutnya, gempa signifikan kembali terjadi pada 20 Agustus 2026 pukul 09.47 WIB dengan kekuatan M5,8.

Guncangan tersebut memicu kerusakan susulan pada sejumlah struktur bangunan dan jembatan yang sebelumnya terdampak. Selain itu, gempa juga menyebabkan tanah longsor di beberapa titik.

Hasil relokasi BMKG menunjukkan gempa susulan tidak menyebar secara homogen, melainkan membentuk beberapa klaster. Klaster utama berada di sekitar zona sumber gempa M7,7 di utara Nagekeo dan membentang mengikuti arah Flores Back-arc Thrust.

Sementara itu, Wijayanto mengatakan klaster gempa susulan lainnya muncul di bagian barat zona sumber utama, tepatnya di sebelah utara Kabupaten Manggarai.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mendikti Siapkan Beasiswa untuk Ribuan Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

2 hari lalu

MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT di Nagekeo

2 hari lalu

Rumah Warga Rusak akibat Gempa NTT, JK Dorong Rekonstruksi Libatkan Masyarakat

2 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,6 Guncang Halmahera Barat Maluku Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal