BMKG Imbau Daerah Ini Waspada Cuaca Ekstrem Selama Sepekan

Binti Mufarida
Ilustrasi Hujan (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memonitor perkembangan bibit siklon tropis. Akibat badai tersebut, beberapa daerah terancam cuaca ekstrem.

Kecepatan angin maksimum di sekitar Sistem Depresi Tropis tersebut (Sistem 04W) mencapai 30 knot (56 km/jam), dan tekanan udara minimumnya mencapai 1004 hPa.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan berdasarkan pantauan citra satelit cuaca Himawari-8, teridentifikasi aktivitas awan konvektif yang signifikan dan persisten dalam 6 jam terakhir di sekitar Sistem 04W. 

“Pergerakan Sistem 04W menunjukkan ke arah Barat hingga Barat Laut menjauhi wilayah Indonesia dengan potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis,” kata Guswanto dalam keterangannya, Senin (31/5/2021).

Guswanto mengatakan hasil analisis dinamika atmosfer-laut menunjukkan bahwa terdapat aktivitas Gelombang Kelvin yang cukup aktif di sekitar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua bagian utara, sedangkan Gelombang Rossby Ekuatorial cukup aktif  di sekitar wilayah Jawa dan Samudera Pasifik sebelah timur Filipina.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
10 jam lalu

235 Gempa Susulan Guncang NTT usai Gempa M7,7, Terbesar M6,2

13 jam lalu

Dampak Gempa M 7,7 NTT, Pelabuhan Maumere hingga Hotel di Labuan Bajo Rusak

13 jam lalu

Guncangan Kuat Gempa M 7,7 NTT: Warga Panik Berlarian, Satu Orang Tertimbun Bangunan

17 jam lalu

Istana Pastikan Kesiagaan Penuh usai Gempa Besar M7,7 Guncang NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal