BMKG Ingatkan Warga Sumut Waspadai Hoaks soal Cuaca: kalau Ragu, Hubungi Kami

Binti Mufarida
Ilustrasi hujan. (Foto: iNews.id)

Namun, faktor-faktor regional dan lokal masih berperan dalam menjaga peluang hujan di beberapa kawasan. Menurut Endah, sejumlah indikator global cuaca berada pada kondisi yang tidak secara khusus memperkuat potensi peningkatan curah hujan.

“MJO, IOD, dan OLR (Madden-Julian Oscillation, Indian Ocean Dipole, dan Outgoing Longwave Radiation) dalam beberapa hari ini tidak terlalu mendukung terbentuknya awan hujan di Indonesia, termasuk di Sumatera bagian barat,” ujarnya.

MJO, IOD, dan OLR adalah fenomena atau parameter atmosfer yang digunakan BMKG untuk menganalisis dan memprediksi pola cuaca, terutama di Indonesia, karena dapat memengaruhi curah hujan dan potensi cuaca ekstrem.

Meski demikian, kata dia, wilayah Sumut tidak sepenuhnya bebas dari potensi hujan. Faktor regional berupa belokan angin dan konvergensi udara masih terpantau jelas, terutama pada jalur timur Sumatera.

“Masih ada belokan angin yang menumpuk di wilayah pesisir timur. Itulah sebabnya potensi hujan ringan hingga sedang masih bisa terjadi,” jelas Endah.

Fenomena atmosfer inilah yang menyebabkan kejadian hujan beberapa hari terakhir, meski kondisi global cenderung tenang.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah Sepekan ke Depan

Nasional
2 bulan lalu

BMKG Ungkap Jawa hingga Papua bakal Diguyur Hujan Deras Pemicu Banjir-Longsor

Jabar
2 bulan lalu

BMKG Deteksi Bibit Siklon Jelang Akhir Tahun 2025, Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Nasional
2 bulan lalu

Waspada! BMKG Prediksi Bibit Siklon Muncul di Daerah Ini jelang Akhir Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal