BMKG Jelaskan Penyebab Kualitas Udara Jakarta Jadi yang Terburuk di Dunia

Binti Mufarida
kualitas udara di Jakarta

Kemudian, kata Urip, adanya proses pergerakan polutan udara seperti PM2,5 dipengaruhi oleh pola angin yang bergerak dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Angin yang membawa PM2,5 dari sumber emisi dapat bergerak menuju lokasi lain sehingga menyebabkan terjadinya potensi peningkatan konsentrasi PM2,5. 

“Pola angin lapisan permukaan memperlihatkan pergerakan massa udara dari arah Timur dan Timur laut yang menuju Jakarta, dan memberikan dampak terhadap akumulasi konsentrasi PM2,5 di wilayah ini,” kata dia. 

Selain itu, adanya peningkatan konsentrasi PM2,5 memiliki korelasi positif atau hubungan yang berbanding lurus dengan kadar uap air di udara yang dinyatakan oleh parameter kelembapan udara relatif. 

Sementara itu, pada beberapa hari terakhir, tingginya kelembapan udara relatif menyebabkan peningkatan proses adsorpsi yang dalam istilah teknisnya merujuk pada perubahan wujud dari gas menjadi partikel.

“Proses ini menyebabkan terjadinya peningkatan konsentrasi PM2,5 yang difasilitasi oleh kadar air di udara,” tutur dia. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 jam lalu

Survei BPS Ungkap Daerah Paling Melek Keuangan di RI, Ini Provinsi Paling Tinggi

21 jam lalu

Gempa M7,6 Guncang Kolombia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

1 hari lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bikin Sebagian Dunia Gelap Gulita, Catat Jamnya!

1 hari lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bisa Terlihat di Indonesia? Ini Kata BMKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal