BMKG Jelaskan Penyebab Kualitas Udara Jakarta Jadi yang Terburuk di Dunia

Binti Mufarida
kualitas udara di Jakarta

Kemudian, kata Urip, adanya proses pergerakan polutan udara seperti PM2,5 dipengaruhi oleh pola angin yang bergerak dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Angin yang membawa PM2,5 dari sumber emisi dapat bergerak menuju lokasi lain sehingga menyebabkan terjadinya potensi peningkatan konsentrasi PM2,5. 

“Pola angin lapisan permukaan memperlihatkan pergerakan massa udara dari arah Timur dan Timur laut yang menuju Jakarta, dan memberikan dampak terhadap akumulasi konsentrasi PM2,5 di wilayah ini,” kata dia. 

Selain itu, adanya peningkatan konsentrasi PM2,5 memiliki korelasi positif atau hubungan yang berbanding lurus dengan kadar uap air di udara yang dinyatakan oleh parameter kelembapan udara relatif. 

Sementara itu, pada beberapa hari terakhir, tingginya kelembapan udara relatif menyebabkan peningkatan proses adsorpsi yang dalam istilah teknisnya merujuk pada perubahan wujud dari gas menjadi partikel.

“Proses ini menyebabkan terjadinya peningkatan konsentrasi PM2,5 yang difasilitasi oleh kadar air di udara,” tutur dia. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 jam lalu

BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek

8 jam lalu

Asap Karhutla Masuk Jakarta, Rano Karno: Nggak Boleh Panik

9 jam lalu

Gempa Bogor M4,1 Rusak 349 Rumah, BMKG Catat 11 Kali Gempa Susulan

12 jam lalu

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter pada 17-20 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal