BMKG Lapor Kekurangan Anggaran Rp2,12 Triliun di 2027, Ungkap Rencana Bangun 4 Radar Baru

Felldy Aslya Utama
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani (dok. BMKG)

Menurut Faisal, salah satu upaya penguatan infrastruktur dilakukan melalui program Strengthening Climate and Weather Services Capacity Phase 2.

Program tersebut mendapat alokasi Rp204 miliar melalui pinjaman luar negeri. Anggaran itu antara lain digunakan untuk pembangunan infrastruktur radar, pengamatan kelautan, satelit, serta sistem peringatan dini banjir pesisir.

BMKG juga berencana membangun empat radar baru pada 2027. Tiga radar C-Band akan dibangun di Bali, Aceh, dan Padang, sedangkan satu radar maritim X-Band akan dibangun di Manado.

Selain membangun infrastruktur baru, BMKG akan melakukan pemeliharaan terhadap peralatan yang sudah beroperasi. Pemeliharaan mencakup 314 unit alat utama MKG di pusat dan 1.914 unit di daerah.

Penguatan layanan BMKG juga dilakukan melalui peningkatan kesiapsiagaan masyarakat. Pada 2027, BMKG menargetkan 2.370 peserta mengikuti Sekolah Lapang Gempa Bumi yang digelar di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Gempa M6,3 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

7 hari lalu

Asap Karhutla Tak Lagi ke Pulau Jawa, Pemprov DKI Tetap Siagakan Rumah Sakit hingga Puskesmas

7 hari lalu

Gempa Bumi M3,1 Guncang Mamuju Tengah Sulbar, Berpusat di Darat

7 hari lalu

Gempa Terkini M5,3 Guncang Labuan Bajo NTT, Kedalaman 10 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal