BMKG: Musim Kemarau Makin Meluas tapi Hujan Lokal Masih Berpotensi Terjadi

Binti Mufarida
Ilustrasi hujan (foto: Pixabay)

Selain itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang di sejumlah daerah, termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Papua Barat dan Banten pada periode 20-23 Juli.

BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai dampak musim kemarau, seperti suhu udara yang lebih panas, kekeringan, serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.

"Meskipun musim kemarau semakin dominan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi secara lokal," kata BMKG.

Karena itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang, baliho roboh, genangan, hingga sambaran petir saat terjadi cuaca buruk. BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
19 jam lalu

Warga Jakarta Rasakan Getaran Gempa M4,3 Cianjur

19 jam lalu

Gempa Terkini M4,3 Guncang Cianjur Jabar, Kedalaman 5 Km

21 jam lalu

BMKG Lapor Kekurangan Anggaran Rp2,12 Triliun di 2027, Ungkap Rencana Bangun 4 Radar Baru

9 jam lalu

Daftar Perairan Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal