BMKG Sebut Ada Potensi Cuaca Ekstrem Terjang di Wilayah Ini 

Binti Mufarida
Ilustrasi Hujan (Foto: Ilustrasi/Ist)

Dinamika atmosfer lainnya, lanjut Guswanto, yaitu adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Australia yang dapat memicu peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang cukup masif dan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi, peningkatan kecepatan angin permukaan, serta peningkatan tinggi gelombang di perairan sekitarnya.

Dan fenomena lainnya yang signifikan, tambah dia, yakni terpantaunya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang aktif bersamaan dengan fenomena gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial, dimana kondisi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia terutama di bagian tengah dan timur.

“Kepada masyarakat, kami imbau untuk tidak panik tetapi tetap waspada, dan terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG. Pangkas dahan dan ranting pohon yang rapuh serta menguatkan tegakan/tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang,” katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,6 Guncang Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Breaking News: Gempa M6,8 Guncang Tahuna Sulut

57 tahun lalu

Gempa Terkini M5,3 Guncang Sangihe Sulut, Kedalaman 10 Km

57 tahun lalu

Waspada! Siklon Tropis Mekkhala Menguat Jadi Kategori 3, Ini Dampaknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal