BMKG Sebut Mayoritas Wilayah Indonesia Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026

Jonathan Simanjuntak
BMKG memprediksi awal musim hujan di mayoritas wilayah Indonesia mundur hingga Desember 2026 akibat kemarau yang lebih panjang dan pengaruh El Nino. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan di mayoritas wilayah Indonesia mengalami kemunduran pada 2026. Pengaruh El Nino dan musim kemarau yang berlangsung lebih panjang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut.

Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG Marjuki mengatakan, kondisi ini membuat musim kemarau di Indonesia berlangsung lebih panjang dan kering.

"Kita memprediksi bahwa awal musim hujan kita ini semuanya adalah mundur dari awalnya, ini masih sejalan dengan prediksi BMKG bahwa kemarau kita itu lebih panjang, sehingga awal musim hujan kita akan mundur," ujar Marjuki dalam konferensi pers, Kamis (1/10/2026).

Marjuki menambahkan, sejumlah wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Namun, jumlah wilayah yang memasuki musim hujan diperkirakan meningkat secara bertahap mulai Oktober hingga Desember 2026.

"BMKG memprediksi awal musim hujan secara nasional akan masuk mulai bulan Oktober di beberapa tempat. Yaitu tepatnya ada di 63 zona musim, kemudian di November ada 185 zona musim dan kemudian di Desember ada 266 zona musim," kata dia.

Dengan demikian, sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan baru memasuki musim hujan pada Desember 2026. Kondisi musim penghujan tersebut diprediksi berlanjut hingga awal 2027.

"Namun nanti begitu masuk Desember, Januari, Februari, Maret itu secara umum masuk musim penghujan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
13 hari lalu

Siap-Siap! BMKG Ungkap Musim Hujan 2026 Mundur dan Lebih Singkat, Ini Penyebabnya

18 hari lalu

Asal Usul Nama Bulan Purnama Harvest Moon, Ini Penjelasan BMKG

20 hari lalu

BMKG Ungkap Teknik Baru Atasi Karhutla di Gambut, Apa Itu?

20 hari lalu

BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Tangani Karhutla, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal