Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspadai 5 Penyakit yang Mengintai di Akhir Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Asal Usul Nama Bulan Purnama Harvest Moon, Ini Penjelasan BMKG

Minggu, 27 September 2026 - 09:03:00 WIB
Asal Usul Nama Bulan Purnama Harvest Moon, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi bulan purnama Harvest Moon. (Foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Fenomena astronomiHarvest Moon atau Bulan Panen telah menghiasi langit Indonesia pada Sabtu (26/9/2026) malam. Fenomena tersebut ditandai dengan piringan Bulan yang tampak bulat utuh dan bersinar terang.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teguh Rahayu, menjelaskan Harvest Moon merupakan istilah tradisional bagi fase bulan purnama yang terbit paling dekat dengan hari ekuinoks musim gugur di belahan Bumi utara.

"Ekuinoks sendiri merupakan fenomena ketika matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa. Kondisi ini membuat durasi siang dan malam di hampir seluruh penjuru Bumi relatif sama panjang, yaitu sekitar 12 jam," kata Ayu dalam keterangannya, dikutip Minggu (27/9/2026).

Secara historis, penamaan Harvest Moon berawal dari kebiasaan para petani di Eropa dan Amerika Utara pada era sebelum listrik ada. Mereka memanfaatkan pendar cahaya purnama yang sangat terang untuk melanjutkan aktivitas memanen hasil pertanian hingga larut malam.

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, Bulan mulai terbit sekitar pukul 17.29 WIB pada Sabtu (26/9). Namun, saat itu Bulan masih sulit terlihat karena posisinya dekat dengan garis horizon.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut