BMKG Siapkan Modifikasi Cuaca saat Libur Nataru, Cegah Cuaca Ekstrem

Binti Mufarida
BMKG menyiapkan modifikasi cuaca untuk mencegah cuaca ekstrem saat libur Nataru. (Foto: MPI)

Guswanto menegaskan modifikasi cuaca sebenarnya dibutuhkan untuk mengurangi intensitas daripada cuaca atau keekstreman fenomena, bukan untuk menghilangkan bencana.

“Jadi bukan menghilangi bencana, jadi mengurangi ekstremitas daripada cuaca ekstrem, sehingga kalau jadi bencana itu dampaknya tidak meluas. Terus itu kita atur, misalkan kalau dilindungi Jakarta maka curah hujan, awan hujan belum masuk Jakarta, di sana dijatuhkan di lautan,” tutur dia. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Pesisir Barat Sumatra, Percepat Peringatan Dini Tsunami

57 tahun lalu

BMKG: 48,9 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Juli-September 2026

57 tahun lalu

Bibit Siklon Tropis 96W Terdeteksi, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Wilayah RI Paling Terdampak Fenomena El Nino, di Mana Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal