BMKG Uji Sistem Peringatan Dini Gempa M9,0 dan Tsunami Selatan Jawa

Binti Mufarida
BMKG menggelar uji sistem peringatan dini gempa dan tsunami M9,0. (Foto MPI).

Sementara, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami, Daryono menuturkan, IOWave23 exercise menggunakan skenario tsunami dari gempa bumi berkekuatan magnitude 9.0 megatrusht Selatan Jawa di kedalaman 10 km.

“Dimulai serentak di Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Lebih dari 1000 orang akan berpartisipasidalam kegiatan latihan ini,” jelas Daryono.

Latihan ini bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi rantai peringatan dini tsunami dan kesinambungan SOP antar pihak. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengisi pemahaman peralatan informasi sehingga melalui pengujian tersebut harapannya dapat mengetahui lebih awal apabila terdapat permasalahan di dalam sistem tersebut. 

“Namun Disamping itu sistem peringatan Tsunami tidak dapat berhasil baik jika hanya tergantung pada kemampuan monitoring sebab melainkan penting juga untuk meningkatkan kesiapsiagaan antara lembaga dan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Waspada! Gelombang Tinggi Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 5 Oktober

2 hari lalu

BMKG Sebut Mayoritas Wilayah Indonesia Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026

2 hari lalu

Siap-Siap! BMKG Ungkap Musim Hujan 2026 Mundur dan Lebih Singkat, Ini Penyebabnya

6 hari lalu

Uji Kekuatan, Tata Kubur Mobil dengan Puing Seberat 20 Ton hingga Atap dan Kaca Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal