BMKG Ungkap Awan Hujan Berpotensi Tumbuh di Sejumlah Wilayah Ini Sepekan ke Depan

Binti Mufarida
Ilustrasi pertumbuhan awan hujan (Foto: BMKG)

Menurut prediksi BMKG, kondisi moderat masih akan terus berlangsung hingga Desember 2023, kemudian secara gradual menurun dan bertahan pada fase lemah hingga Januari 2024. IOD positif diprediksi akan terjadi hingga Oktober 2023 kemudian meluruh menuju netral.

BMKG pun mengingatkan kombinasi fenomena El Nino dan IOD positif diperkirakan akan memperkuat dampak kekeringan yang terjadi pada puncak musim kemarau tahun ini.

“Kombinasi dari fenomena El Nino dan IOD positif tersebut dapat memperkuat dampak kekeringan yang terjadi pada periode puncak musim kemarau saat ini. Dampak kekeringan tersebut dapat berpengaruh negatif terhadap berbagai sektor utamanya sektor pertanian, kesehatan, lingkungan dan sosial,” tulis BMKG.

Warga diminta tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini dengan bijaksana dalam penggunaan air tanah, menggunakan masker ketika kualitas udara menurun, tidak memicu munculnya sumber api yang dapat berdampak pada kejadian kebakaran.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
17 jam lalu

Gempa Terkini M5,3 Guncang Labuan Bajo NTT, Kedalaman 10 Km

1 hari lalu

Gempa M4,6 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Getaran Terasa hingga Bima

2 hari lalu

BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek

2 hari lalu

Gempa Bogor M4,1 Rusak 349 Rumah, BMKG Catat 11 Kali Gempa Susulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal