BMKG Ungkap Baru 8 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Hujan, Jawa hingga Bali Kemarau

Binti Mufarida
Ilustrasi hujan (Foto: Pixabay)

Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial diperkirakan aktif di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera, sedangkan Gelombang Kelvin diperkirakan aktif di sebagian Sumatera Selatan, Bangka Belitung, sebagian besar wilayah Kalimantan, pesisir selatan Jawa, sebagian besar Sulawesi, NTT, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

“Aktivitas gelombang atmosfer tersebut berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan secara lokal, meskipun kondisi curah hujan secara umum masih cenderung rendah,” tulis BMKG.

Selain itu, adanya pola pertemuan dan perlambatan angin di sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Papua turut mendukung pemusatan massa udara serta pertumbuhan awan hujan.

BMKG melaporkan, kombinasi faktor tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang secara lokal.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami kondisi kering pada skala dasarian, hujan signifikan tetap berpeluang terjadi pada skala harian di wilayah yang didukung dinamika atmosfer regional maupun lokal,” kata BMKG.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Jakarta Panas, Pramono Ngaku Tak Bisa Tidur Semalaman karena Hujan Belum Turun

1 hari lalu

Fenomena Hunter’s Moon Muncul 26 Oktober, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

2 hari lalu

Pemprov Jakarta Modifikasi Cuaca, Pramono Berharap Hujan Turun Paling Lambat Sabtu

2 hari lalu

Bulan Purnama Bakal Muncul 26 Oktober 2026, Ini yang Akan Terjadi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal