JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengungkapkan rata-rata musim hujan di wilayah Indonesia mundur 20 hingga 30 hari. Mundurnya hujan di wilayah Indonesia ini diakibatkan adanya fenomena El Nino.
"Musim hujan rata-rata di seluruh Indonesia diperkirakan mundur sekitar dua hingga tiga dasarian, atau 20-30 hari, akibat pengaruh El Nino," ujar Faisal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Faisal membeberkan, musim hujan yang akan datang juga diprediksi berdurasi lebih pendek.
"Jadi, kita harus bersiap mulai sekarang," kata Faisal.
Menurut BMKG, sebagian wilayah Indonesia akan memasuki musim hujan pada November 2026.
Puncak musim hujan akan serentak pada bulan Desember 2026, kemudian di Januari dan Februari 2027.
"Untuk akhir tahun ini hingga awal tahun depan, bencana hidrometeorologi basah perlu kita waspadai bersama," katanya.