BNPB: 11 Provinsi, 4.053 Desa dan 4,87 Juta Jiwa Terdampak Kekeringan

Dony Aprian
Warga yang mengalami musibah kekeringan mengantri mendapatkan bantuan air bersih. (Foto: Istimewa)

Sebagian besar kekeringan melanda wilayah Jawa dan Nusa Tenggara. Beberapa daerah yang mengalami kekeringan cukup luas adalah Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, dan Lampung.

Pendataan kekeringan di wilayah Bali masih dilakukan. Namun berdasarkan laporan BPBD, kekeringan tidak terlalu berdampak luas di Bali pada tahun ini.

BNPB menyiapkan anggaran dana siap pakai Rp50 miliar untuk mengatasi kekeringan di daerah. Bantuan bersifat darurat dengan suplai air, pengadaan tandon, sewa mobil tangki, pembangunan bak penampung, pembangunan sumur bor dan lainnya yang bersifat darurat.

“Diperkirakan kekeringan pada tahun 2018, ini tidak banyak berpengaruh pada ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara itu data BMKG, musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga September 2018, dimana puncak kekeringan berlangsung selama Agustus hingga September. BMKG telah memprediksi bahwa awal musim hujan 2018 akan terjadi pada Oktober hingga Desember dan puncaknya terjadi Januari hingga Februari 2019.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

BNPB: Banjir Dominasi Bencana 21–22 Februari, Ratusan Warga Terdampak

Nasional
9 hari lalu

Purbaya Suntik Anggaran Tambahan Rp4,6 Triliun untuk Penanganan Bencana Sumatra

Nasional
9 hari lalu

BNPB Akui Huntap Korban Bencana Sumatra Lebih Layak, Ini Penjelasannya

Nasional
11 hari lalu

Banjir Grobogan Meluas, BNPB Catat 9.000 KK Terdampak di 42 Desa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal