“Dalam pelaksanaannya, penanganan karhutla di Kalimantan menghadapi sejumlah kendala, antara lain kebakaran pada lahan gambut, keterbatasan akses dan sumber air, angin kencang, serta kabut asap yang menurunkan jarak pandang dan membatasi patroli udara maupun pelaksanaan water bombing,” ujarnya.
Sementara di wilayah Sumatera, kendala yang dihadapi mencakup kondisi lahan kering dan gambut, keterbatasan sumber air, kesulitan menjangkau kepala api, perubahan arah angin, serta kesiapan sebagian armada water bombing.
BNPB terus melakukan pemadaman, penyekatan, pembasahan, dan pendinginan lahan, termasuk area gambut yang berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan.