Selain di wilayah IKN dan Kaltim, BNPB juga mendeteksi 18 titik panas di Papua Barat. Luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut mencapai 223,5 hektare.
"Luas lahan berhasil dipadamkan ± 24 hektare," tuturnya.
Adapun kualitas udara dan jarak pandang di wilayah terdampak masuk kategori sedang hingga tidak sehat. Jarak pandang tercatat berkisar antara 7 hingga 10 kilometer.
Berton juga menyampaikan adanya titik api baru dengan luasan cukup besar di Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak. Titik api tersebut dilaporkan mulai mendekati wilayah permukiman warga.