BNPB menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi setiap sekolah. Sekolah yang mengalami kerusakan dapat menggelar pembelajaran jarak jauh.
Sementara itu, sekolah yang masih dalam kondisi baik dan dinilai layak digunakan dapat kembali menggelar kegiatan belajar secara tatap muka.
“Proses belajar akan dimulai besok hari, proses belajar ini ada beberapa metode. Sekolah yang rusak bisa jarak jauh, tapi ketika sekolahnya masih bagus dan layak untuk digunakan tentu akan digunakan secara kelas atau pertemuan biasa,” sambung dia.
Selain fasilitas dasar dan pendidikan, BNPB melihat tanda pemulihan dari sektor ekonomi masyarakat. Aktivitas perdagangan mulai kembali terlihat di sejumlah pasar di wilayah terdampak.
Berton mengatakan kegiatan perdagangan menjadi salah satu indikator pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat setelah gempa.
“Sehingga ini meningkatkan ekonomi masyarakat, aktivitas perekonomian ini tentu akan kami pantau terus, lihat kepemulihannya ditandai dengan adanya perdagangan,” tutup Berton.