JAKARTA, iNews.id -Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu 1.576 kali gempa susulan hingga Senin (17/8/2026). Dari jumlah tersebut, BMKG mencatat 54 gempa susulan dirasakan warga, dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan aktivitas gempa masih belum menunjukkan pola peluruhan yang jelas.
“Aktivitas gempa masih fluktuatif dan pola peluruhan belum terlihat jelas. Diperkirakan kondisi akan mulai stabil dalam 2–3 minggu ke depan,” ujarnya melalui keterangannya, Senin (17/8/2026).
Pada hari ketiga pascagempa M7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) tim pencarian dan pertolongan (SAR) masih menyisir sejumlah lokasi terdampak. Lebih dari 60 warga meninggal dunia akibat bencana tersebut.
“Pencarian dan pertolongan melibatkan ribuan tim gabungan yang dikoordinasikan Basarnas. Tim SAR tersebut meliputi personel Basarnas 63 orang dan potensi SAR 1.799 orang,” ungkap Berton.