JAKARTA, iNews.id- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan kepribadian Lukman, salah satu pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. BNPT menyebut Lukman awalnya pribadi penyabar namun berubah ketika mengenal ideologi radikal.
"Lukman ini orang baik dan orang sabar, pelaku yang ngebom di Makassar. Tetapi karena dia berkenalan dengan ideologi salafi wahabi yang membid'ahkan budaya tradisi lokal keagamaan, setelah kenal dengan seorang wanita yang jadi istrinya, maka berubah karakter dan sikapnya," kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid dalam webinar ISNU-BNPT, Selasa (30/3/2021).
Dia mengatakan semenjak nikah dan kenal ideologi salafi wahabi sikap Lukman jadi keras seperti teroris.
"Yang hatinya sabar, lembut, menjadi keras dan akhirnya menjadi teroris," tuturnya.