Bocah 7 Tahun Didiagnosis Mati Batang Otak usai Operasi Amandel di Bekasi

Danandaya Arya Putra
Ilustrasi pasien (foto: Pixabay)

Operasi saat itu berlangsung selama satu jam dan ditangani dokter Telinga Hidung Tenggorokan (THT). Namun, istri Albert saat itu melihat anaknya justru tidak sadarkan diri.

"Di saat itu anak saya terlihat kesusahan dalam mengambil napas karena terlihat anak saya berusaha mengambil napas lewat mulutnya sekitar tiga kali, seperti orang mendengkur keras," ujar Albert.

"Kemudian anak saya mengalami kejang-kejang yang hebat sampai harus ditidurkan kembali agar tidak mempengaruhi post operasinya," sambungnya.

Atas diagnosis mati batang otak itu, direktur utama rumah sakit sempat menemuinya dan menyampaikan permintaan maaf. Namun, Albert tetap meminta pertanggungjawaban dari pihak RS atas peristiwa yang menimpa anaknya tersebut.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Buntut Kecelakaan Kereta, Wali Kota Bekasi Tempatkan Petugas Dishub di Pelintasan Sebidang

Nasional
5 hari lalu

Kesaksian Penumpang saat KRL Ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi, Suasana Mencekam!

Nasional
26 hari lalu

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Ungkap Kesehatannya Menurun, Perlu Operasi Pembuluh Darah Otak

Megapolitan
31 hari lalu

Kebakaran SPBE Cimuning, Pertamina Utamakan Keselamatan Pekerja dan Warga

Megapolitan
31 hari lalu

Kebakaran Hanguskan Stasiun Pengisian Gas Elpiji Cimuning Bekasi, 3 Orang Luka Bakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal