Bos Danantara Ungkap Praktik Nakal BUMN: Ada yang Profit Tinggi dengan Percantik Buku

Dinar Fitra Maghiszha
CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan modus praktik nakal perusahaan BUMN dengan mempercantik laporan keuangan. (Foto: Tangkapan Layar)

Menurutnya, pemberian bonus kepada komisaris tidak sesuai dengan fungsi pengawasan yang seharusnya bersifat independen.

“Kalau kita lihat di negara lain, tidak ada komisaris atau non-executive director yang dapat bonus. Karena fungsi mereka adalah pengawasan,” tegas dia.

Sementara itu, Rosan menyebut langkah ini diambil berdasarkan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar pengelolaan Danantara selalu berpihak kepada kepentingan rakyat. 

“Ini yang kita lakukan sekarang, dengan segala risikonya. Tapi patokan saya hanya satu, semua kebijakan harus berpihak pada kepentingan rakyat Indonesia,” jelasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Bertemu 3 Mantan PM Thailand di Danantara, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow, Daftar di Sini!

57 tahun lalu

Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Aset Manajemen, Jadi yang Terbesar di Indonesia

57 tahun lalu

Danantara Bakal Danai Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal