BPIP dan Kemenag Berkolaborasi Rancang Program SIGMA Pancasila

Tim iNews.id
Diskusi Kelompok Terpumpun/FGD Tindak Lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara BPIP dan Kemenag di Jakarta, Jumat (28/8/2020). (Foto: BPIP)
FGD BPIP dan Kemenag merancang Program SIGMA Pancasila. (Foto: BPIP).

Lulusan doktoral UIN Yogyakarta ini menambahkan, studi-studi agama di Indonesia saat ini masih berkiblat pada teori Barat, belum didasari pada cara berpikir keindonesiaan. Dengan demikian, resolusi keilmuan yang sering muncul dalam kebijakan untuk mengatasi gejolak persoalan umat beragama di Indonesia masih kerap dilandasi oleh cara berpikir yang tidak kontekstual.

Kementerian Agama yang diwakili Direktorat Pendidikan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha sangat mengapresiasi usulan BPIP tentang Program SIGMA Pancasila. Hal itu seperti disampaikan oleh Direktur Pendidikan Kriste,n Pontus Sitorus, dan Plt Direktur Pendidikan Hindu Kemenag, Ni Wayan Puji Astuti.

Mereka memandang SIGMA Pancasila merupakan jawaban untuk mengatasi persoalan kurikulum pendidikan agama di Indonesia yang saat ini semakin menjauhkan diri dari Pancasila. SIGMA Pancasila juga dapat semakin mempertegas nilai-nilai luhur di dalam Pancasila sejatinya sejalan dengan ajaran-ajaran agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Saat yang bersamaan, Direktur Hubungan Antar Lembaga BPIP Elfrida Herawati menambahkan, dengan disepakatinya ruang lingkup peran masing-masing, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPIP dan Kemenag tentang SIGMA Pancasila akan diagendakan bertepatan dengan acara pembukaan Simposium Nasional SIGMA Pancasila pada 10 September 2020.

“Dengan simposium nasional tersebut, kita tidak hanya mengharapkan munculnya karya-karya intelektual dari para pakar, dan tokoh-tokoh besar lintas agama yang akan menjadi sumber materi dalam SIGMA Pancasila, tetapi juga untuk menegaskan bahwa sejatinya program nasional ini merupakan wujud kesadaran seluruh elemen umat beragama untuk saling bergotong royong menciptakan kerukunan di Indonesia,” tutur Elfrida.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Masjid IKN Berpeluang Jadi Lokasi Pantau Hilal Ramadan 2026

Nasional
9 hari lalu

Kemenag Sidang Isbat Awal Ramadan 2026 pada 17 Februari

Nasional
27 hari lalu

Menag Ungkap Pesantren Masih Kekurangan Guru Tahfidz Perempuan

Nasional
1 bulan lalu

Kemenag: 87 Persen Madrasah di Aceh Siap Belajar Tatap Muka Besok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal