BPIP: Pancasila Tidak Tergantikan Ideologi Apa pun

Riezky Maulana
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Rikard Bagun. (Foto: BPIP).

Untuk itu, kata dia, masyarakat Indonesia tidak bisa tiba-tiba hidup seperti di Eropa, misalnya. Begitu pun orang Timur Tengah, hidup dan berhabitat Timur Tengah karena memiliki histori.

Menurut Rikard, penyelenggaraan Ilahi selalu menempatkan manusia dengan habit dan habitatnya. Indonesia diberikan habitat yang luhur, karena tidak lepas dari nilai sepiritualitas.

“Dalam sila pertama Pancasila telah jelas, bahwa dalam setiap tubuh manusia Indonesia ada sepiritualitas,” ujarnya.

Selain itu ada pula nilai persatuan. Artinya masyarakat harus bersatu. Lalu ada demokrasi, karena dalam hidup bersama walaupun ada perbedaan tetap harus hidup bersama. Ada juga ekonomi.

BPIP sebenarnya ingin memberi pengawalan atau menjadi salah satu lokomotif, bersama lokomotif lain yakni civil society untuk menjaga nilai-nilai tersebut. Mengapa harus dijaga? Karena ada gempuran dari luar.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Makna Logo HUT ke-81 RI, Terinspirasi dari Budaya dan Nilai Pancasila

57 tahun lalu

Dipimpin Pangkogabwilhan III, 10 Eks OPM Ikrar Setia ke NKRI

57 tahun lalu

BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka Pusat 2026, Wakili 38 Provinsi

57 tahun lalu

BPIP Ajukan Anggaran Khusus Rp343 Miliar, Ingin Bangun Pusdiklat Seluas 7 Hektare

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal