BPIP: Pancasila Tidak Tergantikan Ideologi Apa pun

Riezky Maulana
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Rikard Bagun. (Foto: BPIP).

Untuk itu, kata dia, masyarakat Indonesia tidak bisa tiba-tiba hidup seperti di Eropa, misalnya. Begitu pun orang Timur Tengah, hidup dan berhabitat Timur Tengah karena memiliki histori.

Menurut Rikard, penyelenggaraan Ilahi selalu menempatkan manusia dengan habit dan habitatnya. Indonesia diberikan habitat yang luhur, karena tidak lepas dari nilai sepiritualitas.

“Dalam sila pertama Pancasila telah jelas, bahwa dalam setiap tubuh manusia Indonesia ada sepiritualitas,” ujarnya.

Selain itu ada pula nilai persatuan. Artinya masyarakat harus bersatu. Lalu ada demokrasi, karena dalam hidup bersama walaupun ada perbedaan tetap harus hidup bersama. Ada juga ekonomi.

BPIP sebenarnya ingin memberi pengawalan atau menjadi salah satu lokomotif, bersama lokomotif lain yakni civil society untuk menjaga nilai-nilai tersebut. Mengapa harus dijaga? Karena ada gempuran dari luar.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
12 hari lalu

Wapres Gibran Kukuhkan 76 Paskibraka Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

29 hari lalu

Prabowo ke Lulusan IPDN: Rakyat Menuntut Aparatur yang Jujur, Bersih, dan Tak Korupsi

1 bulan lalu

Kapolri: Sinergi TNI, Polri dan Kejaksaan Pilar Utama Jaga Keamanan-Kedaulatan NKRI

2 bulan lalu

Ini Makna Logo HUT ke-81 RI, Terinspirasi dari Budaya dan Nilai Pancasila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal