BPN Temukan Banyak Data Pemilih Invalid Berasal dari NIK

Randu Dahlia
Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno menemukan 17,5 juta data pemilih tidak wajar. Salah satunya Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak sesuai dengan tanggal lahir.

Selain itu, pemilih tanpa Kartu Keluarga (KK) namun memiliki NIK. Kemudian banyak pemilih tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan belum terekam data baru tetapi masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Banyaknya data invalid yang ditemukan, patut dicurigai karena hampir semua data invalid berasal dari NIK yang banyak berkaitan dengan dukcapil sebagai penanggung jawab atas keabsahan dan keakurasian data," ujar Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo di Jakarta, Senin (1/4/2019).

Kepala Media Centre BPN Prabowo-Sandi, Ariseno Ridhwan  mengatakan, di daerah Madura banyak tanggal lahir tidak sesuai dengan NIK. Dia mencatat ada 9 juta lebih DPT dengan tanggal lahir yang sama.

"Di TPS (Tempat Pemungutan Suara) 16 ada sejumlah orang bertanggal lahir sama. Ada pula DPT dengan tanggal lahir pada tahun masehi atau tahun terlalu tua bahkan belum lahir sudah masuk DPT," ucapnya.

Dia menuturkan, persoalan ini diungkap bukan bertujuan untuk mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). BPN hanya ingin mendorong kedaulatan pemilih dan pemilu yang berasas jujur, adil, langsung dan rahasia.

"BPN mendorong KPU untuk memverifikasi langsung data DPT tidak wajar pada setiap TPS yang telah dilaporkan," tuturnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Prabowo Dijadwalkan Pidato di World Economic Forum Swiss

Motor
1 bulan lalu

Prabowo Ingin Indonesia Punya Motor Nasional, Begini Tanggapan Honda

Nasional
2 bulan lalu

Nusron Beberkan Kunci Utama Lawan Mafia Tanah, Apa Itu?

Nasional
2 bulan lalu

Kubu JK Sebut Punya 5 Bukti Kepemilikan terkait Sengketa Lahan di Makassar, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal