Polemik E-KTP WNA Asal China, Sandi: Jangan Ada Penggelembungan Suara

Felldy Aslya Utama
Antara
Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Polemik penemuan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) milik Warga Negara Asing (WNA) asal China di Cianjur, Jawa Barat terus bergulir. Persoalan ini dikhawatirkan mencederai Pemilu dan Pilpres 2019.

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno berharap semua pihak bisa menahan diri. Terpenting saat ini, yaitu bagaimana bisa menjaga pemilu dan pilpres bisa berjalan jujur dan adil.

"Harus dicermati jangan sampai pemilu ini dicederai atau dicoreng oleh kecurigaan masyarakat ada WNA yang memiliki e-KTP bisa ikut mencoblos," ujar Sandi di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Dia meminta pemerintah memperhatikan serius persoalan tersebut agar pelaksanaan pemilu dan pilpres secara serentak pada 17 April 2019 hanya diikuti oleh warga negara Indonesia yang sudah memenuhi persyaratan.

"Jangan sampai ada penggelembungan suara, jangan ada penyalahgunaan dari identitas tersebut," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Beri Izin 30 Kapal China Lintasi Selat Hormuz saat Xi Jinping Bertemu Trump

Internasional
44 menit lalu

Xi Jinping Peringatkan Trump, China-AS Bisa Perang gegara Taiwan

Nasional
5 jam lalu

Trump-Xi Jinping Bertemu, Pakar: China Punya Kepentingan Redam Perang AS vs Iran

Internasional
11 jam lalu

Gedung Putih: AS dan China Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Internasional
13 jam lalu

Trump Puji Xi Jinping: Saya Sangat Menghormati China, Anda Pemimpin Hebat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal