Secara akumulasi, total angkatan kerja yang masuk usia produktif per Februari 2026 sebanyak 154,91 juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 147,67 juta orang telah mendapatkan pekerjaan, namun tidak semuanya mendapatkan kepastian pekerjaan secara penuh waktu.
"Penduduk yang bekerja ini terdiri atas pekerja penuh sebanyak 98,59 juta orang atau bertambah 2,11 juta orang), pekerja paruh waktu sebanyak 38,35 juta orang atau meningkat 0,73 juta orang, dan setengah pengangguran sebanyak 10,73 juta orang atau jumlahnya menurun sebanyak 940.000 orang," kata dia.
Amalia memerinci Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat turun. TPAK pada Februari 2026 sebesar 70,56 persen atau turun tipis dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 70,60 persen.
Jika dibedakan menurut jenis kelamin, TPAK laki-laki mencapai 84,57 persen atau meningkat dibanding Februari 2025. Sementara, TPAK perempuan sebesar 56,41 persen atau menurun dibanding Februari 2025.
Sampai Februari 2026, tiga lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja terbanyak adalah pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri.