Budiman Sudjatmiko Sebut Prabowo Sedang Bangun Fondasi Baru Ekonomi RI

Rohman Wibowo
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko dalam program Rakyat Bersuara yang disiarkan di iNews, Selasa (2/6/2026). (Foto: tangkapan layar)

"Dolar yang kita dapat dari hasil ekspor, kemudian dolar yang datang dalam bentuk investasi, itu dolar yang cakep tuh dua nih, satu sehat, satu bestie. Ada lagi dolar 'baper', dolar yang baper itu selalu bereaksi terhadap setiap kebijakan pemerintah yang contohnya Pak Prabowo ingin melakukan proses industrialisasi, ingin membangun produksi domestik, ingin mendorong produktivitas rakyat," tuturnya.

Lebih lanjut, Budiman menyoroti posisi Indonesia dalam Straight jacket Trilemma, sebuah teori ekonomi yang menyebutkan negara harus memilih antara demokrasi, kedaulatan, atau integrasi global. Indonesia memilih untuk tetap berintegrasi dengan ekonomi global namun dengan kedaulatan yang mutlak. 

Dia menyebut, Indonesia adalah negara yang sangat demokratis dalam hal pemilihan pemimpin, sehingga kini saatnya memfokuskan energi pada kemandirian pangan dan energi.

Dunia saat ini dianggap sedang mengalami "likuifaksi" atau pencairan basis ekonomi dan politik global. Budiman meyakini bahwa meskipun rupiah sedang tertekan, langkah Indonesia yang mulai meninggalkan ketergantungan pada ekspor bahan mentah menuju hilirisasi industri adalah langkah yang sudah tepat.

Budiman meyakini bahwa langkah Indonesia saat ini merupakan sebuah transformasi besar dalam cara negara memandang dan mengelola sumber daya ekonominya. Pergeseran paradigma ini diyakini akan membawa kedaulatan yang lebih kokoh meskipun tantangan di tingkat global masih terus bergerak dinamis.

"Indonesia ini on the track, hasilnya tidak cepat, pasti hasilnya pasti tidak cepat. Yang namanya pindah mazhab, ini pindah agama ekonomi ini; mazhab monetaris ke mazhab fiskal, mazhab neoklasik ke mazhab Keynesian, mazhab spekulasi ke mazhab produktivitas," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Rupiah Melemah, Ichsanuddin Noorsy Pertanyakan Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Nasional
4 jam lalu

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Budiman Sudjatmiko Soroti Peluang Ekspor

Nasional
8 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Nasional
1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Sentuh Rp17.805 per Dolar AS

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Pede Rupiah Kembali Menguat 2-3 Bulan ke Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal