Budiman Sudjatmiko usai Diskusi di UGM Kisruh: Pemerintah Tetap Terbuka Dikritik

Achmad Al Fiqri
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko. (Foto: Istimewa)

"Nah, pada saat kami menjelaskan itu semua, tiba-tiba dari arah belakang menyeruak rombongan puluhan orang merangsek membawa toa, poster, spanduk, merangsek ke panggung dan mengepung kami dan meminta kami untuk segera keluar dari ruangan diskusi itu," tutur Budiman.

"Kemudian memaki-maki kami, presiden, dan seluruh kabinet sebagai pembohong, saya sebagai pengkhianat reformasi, tidak memperhatikan rakyat miskin segala macam, kira-kira begitu. Padahal yang kami mau sampaikan dalam dialog itu nantinya adalah bagaimana sebenarnya program-program pengentasan kemiskinan dan apa yang kurang, apa yang salah, apa yang keliru. Kami menunggu masukan dari mahasiswa tapi dialog itu ditutup sampai kemudian ada beberapa tindakan yang secara fisik bisa membahayakan," imbuhnya.

Budiman mengungkapkan ada pukulan yang mengarah ke Sudaryono dan dirinya. Namun, tak kena lantaran dihalangi oleh ajudannya. 

"Dan ketika dianggap situasi sudah tidak kondusif, sudah ada lempar-lemparan botol kepada kami, kemudian kami sebenarnya mau bertahan di situ karena kami tidak boleh pergi dari situ kalau bukan pihak panitia dan bukan pihak kampus yang mengusir kami. Kalau kami diusir, disuruh pergi oleh pihak panitia dan pihak kampus sebagai tuan rumah, ya tentu saja kami mau," tutur Budiman.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Budiman Sudjatmiko Ungkap Kronologi Diskusi di UGM Kisruh: Kami Datang untuk Dialog

57 tahun lalu

Diskusi di UGM Berakhir Ricuh, Wamentan Sudaryono Buka Suara

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi di UGM, Tegaskan Siap Dialog dengan Siapa pun

57 tahun lalu

Digeruduk saat Diskusi di UGM, Nusron Wahid Ajak Mahasiswa ke Papua Buktikan Tudingan Gusur Lahan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal