Sebelum pergi, JN berpamitan kepada keluarganya untuk memancing. Polisi memastikan JN tidak memiliki kaitan dengan peristiwa hilang kontak Kapal Arupadhatu 1 di Perairan Selat Sunda.
"JN tidak memiliki keterkaitan dengan peristiwa hilang kontak Kapal Arupadhatu 1 di Perairan Selat Sunda. Korban merupakan warga Kecamatan Jiput yang sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing," ujarnya.
Keluarga JN kemudian menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa pihak keluarga ke rumah duka,” tutupnya.
Sementara itu, Kapal Aru Padatu 1 yang membawa lima jurnalis menuju lokasi erupsi Gunung Anak Krakatau berangkat pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.