Buntut Kecelakaan Maut di Sumsel, DPR Desak Audit Keselamatan Bus ALS

Felldy Aslya Utama
Korban kecelakaan bus ALS dengan truk tangki BBM tiba di RSUD Siti Aisyah Lubuklinggau (foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Komisi V DPR menyampaikan dukacita mendalam atas kecelakaan maut yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Insiden yang merenggut 16 nyawa ini dinilai sebagai tamparan keras bagi aspek keselamatan transportasi darat nasional.

Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda mendesak Kementerian Perhubungan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk segera melakukan audit investigasi menyeluruh, tidak hanya pada kronologi kejadian, tetapi juga pada standar operasional prosedur (SOP) angkutan barang berbahaya dan angkutan penumpang jarak jauh.

“Kami mendesak adanya audit ketat terhadap kelayakan armada bus ALS dan kesiapan masinis jalan raya kita. Jangan sampai nyawa rakyat terus melayang akibat abainya standar keselamatan di jalur lintas,” kata Huda dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Huda menyoroti faktor kelelahan (fatigue) yang sering menjadi penyebab bus masuk ke jalur berlawanan. Menurutnya, pemerintah perlu memperketat pengawasan terkait menajamen waktu kerja awak bus dengan rute-rute panjang seperti PO ALS. 

“Rute bus ALS adalah salah satu yang terpanjang di Indonesia. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap perusahaan otobus memiliki manajemen waktu kerja dan istirahat sopir yang ketat dan terpantau secara digital," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
9 hari lalu

Prabowo Kucurkan Banpres Rp85 Miliar untuk Penanganan Karhutla Sumsel, Ini Rinciannya

19 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar, Kualitas Udara 3 Daerah Sumsel Sangat Tidak Sehat

1 bulan lalu

Cegah Karhutla, Polda Sumsel Libatkan Kades hingga Bhabinkamtibmas Edukasi Warga Tak Bakar Lahan

1 bulan lalu

Prabowo Siap Terjunkan 1.000 Perwira TNI-Polri untuk Cegah Karhutla Meluas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal