Bupati dan Wakil Bogor Beda Pendapat soal Kanalisasi 2-1 di Puncak, Ini Kata DPRD

Antara
Ilustrasi Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: iNews)

"Jadi kalau Pemerintah Kabupaten Bogor sudah berniat baik bertujuan baik mencari solusi terbaik untuk masyarakat, kita harus apresiasi, jangan anggap salah kemudian menyoraki," ujarnya.

Seperti diketahui, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan berbeda pandangan mengenai uji coba sistem kanalisasi 2-1 di Jalur Puncak. Menurut dia sistem 2-1 dapat menimbulkan kemacetan lebih parah, ketimbang sistem satu arah (one way).

"Saya khawatirkan, antara orang menyeberang, masuk gang, dan angkot. Itu yang masalah," kata Iwan.

Sedangkan Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin membeberkan beberapa catatan setelah melakukan pemantauan secara langsung uji coba sistem kanalisasi 2-1 Jalur Puncak, Kabupaten Bogor yang dilakukan, Minggu, 27 Oktober 2019 sebagai pengganti sistem buka tutup atau satu arah.

"Ada beberapa catatan selama pemantauan berlangsung. Insya Allah beberapa catatan-catatan ini akan segera dicarikan solusinya bersama," ujar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Istri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Dimakamkan di Bogor Besok

Megapolitan
14 hari lalu

Jalan Letjen Suprapto Jakpus Tergenang Air, Jalur Lambat Tak Bisa Dilalui Kendaraan 

Megapolitan
17 hari lalu

Simak! Daftar Jalan Ditutup saat Rekayasa Lalin Kota Tua Jakarta akhir Januari

Megapolitan
18 hari lalu

Pemprov DKI Siapkan Rekayasa Lalin di Kota Tua Jakbar, Begini Skemanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal