Bupati Talaud Ditangkap KPK, Hanura Tak Berikan Bantuan Hukum

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi Partai Hanura. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bupati cantik itu diketahui salah satu politikus Partai Hanura.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Benny Rhamdani mengatakan, partainya bersikap tegas terhadap kadernya yang terjerat kasus hukum. Partai Hanura berkomitmen memberantas tindak pidana korupsi

"Sikap kami tegas tidak pernah mentolerir apa pun bentuk kejahatan korupsi. Baik yang dilakukan kader atau pun pengurus partai," ujar Benny ketika dikonfirmasi iNews.id melalui telepon, Selasa (30/4/2019).

Dia mengakui, KPK tidak sembarangan menangkap orang. Dalam prosesnya orang yang terjerat kasus di KPK selalu berakhir di penjara.

"Jika merujuk berbagai kasus yang ditangani KPK sulit untuk siapa pun yang terjerat dalam tindakan OTT ini terbebas dari masalah hukum. Artinya, dari kasus yang ditangani sampai pada urusan pembuktian, penetapan, nanti menjadi terdakwa belum ada yang bebas. Jadi partai tidak akan memberikan bantuan hukum dan kita menyerahkan sepenuhnya kepada KPK," katanya.

Sri Wahyumi ditangkap KPK terkait kasus proyek di Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Talaud. Selanjutnya, Sri Wahyumi dibawa ke Gedung KPK, Jakarta untuk diperiksa.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
5 jam lalu

Silmy Karim Diduga Rutin Beri Uang ke Dosen UB saat Bimbingan S3, Duit Hasil Pemerasan

7 jam lalu

KPK Limpahkan Berkas Perkara Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs, Segera Disidang

2 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Sebut Eks Menag Yaqut Tak Tahu soal Uang untuk Pansus DPR

2 hari lalu

Geledah Kantor Bela Parahyangan, KPK Sita Dokumen Perpanjangan HGB ke Kementerian ATR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal