Buron Kasus e-KTP Paulus Tannos Nyaris Ditangkap di Thailand, KPK: Tapi Red Notice Terlambat Terbit

Martin Ronaldo
Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan buron kasus e-KTP Paulus Tannos nyaris ditangkap di Thailand. (Foto: KPK)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara terkait salah satu buron KPK di kasus E-KTP, Paulus Tannos. Menurut KPK yang bersangkutan bisa saja ditangkap di Thailand.

Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan hal tersebut urung dilaksanakan karena red notice Paulus Tannos di Interpol belum terbit pada saat itu.

"Kalau pada saat itu yang bersangkutan betul-betul red notice, sudah ada, sudah bisa tertangkap di Thailand," kata Karyoto, Kamis (26/1/2023).

Dia juga mengatakan pengajuan red notice Tannos telah dilakukan sejak lima tahun yang lalu. Akan tetapi hal tersebut belum terdaftar di sistem Interpol.

"Ini namanya liku-liku penegakan hukum. Yang dikiranya kita mudah ternyata hanya karena satu lembar surat. Karena apa? Pengajuan DPO (Daftar Pencarian Orang) itu red notice sudah lebih dari lima tahun ternyata setelah dicek di Interpol belum terbit," katanya.

Kendati demikian, proses pencarian Paulus selaku DPO KPK tetap berlanjut. Dia memastikan kendala administrasi pengajuan red notice di Interpol sudah diperbaiki.

"Kemarin sudah kita perbaiki semua. Mudah-mudahan yang sudah di-issued sebagai DPO akan secara otomatis pada waktunya akan terbit red notice secara internasional dari Interpol Lyon," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
2 jam lalu

Breaking News: KPK Tahan Eks Kakanwil DJP Muhammad Haniv Tersangka Kasus Gratifikasi Rp20,7 Miliar

2 jam lalu

Pelatih Fitness Meninggal Tiba-Tiba saat Ikut Kompetisi Hyrox di Thailand

14 jam lalu

Eks Menag Yaqut Tantang KPK Buktikan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji

1 hari lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal