Buruh Gelar Aksi Tolak Tapera di Depan Istana Negara

Riyan Rizki Roshali
Ilustrasi massa buruh (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 1.416 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa dari serikat buruh yang menolak adanya Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang beberapa waktu lalu ditetapkan oleh pemerintah lewat Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024 hari ini di depan Istana Negara Jakarta. Masyarakat diminta menghindari kawasan tersebut.

“Sebanyak 1.416 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro lewat keterangan tertulisnya, Kamis (6/6/2024).

Susatyo menjelaskan untuk rekayasa lalu lintas akan bersifat situasional. Artinya, rekayasa lalu lintas akan diterapkan melihat situasi dari lokasi apabila ada penumpukan di sekitar aksi unjuk rasa.

“Apabila jumlah massa tidak banyak, lalu lintas normal seperti biasa,” ujarnya.

Lebih jauh, Susatyo mengimbau agar massa buruh yang menyampaikan aspirasi dapat tetap memperhatikan hak masyarakat lain.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
2 hari lalu

Said Iqbal Soroti 3 Masalah di UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Siapkan Opsi Judicial Review

3 hari lalu

Buruh ke Istana usai Demo di DPR, Bertemu KSP Listyo Sigit

3 hari lalu

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Buruh: Ini Kemenangan yang Kita Tunggu-Tunggu

3 hari lalu

Demo Buruh di DPR Selesai, Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Dibuka Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal