Cak Imin Ingin Adu Data dengan Luhut: Ngerti Maslahat atau Mudarat Ndak?

Ari Sandita Murti
Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ingin beradu data terkait hilirisasi pertambangan dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Antara)

Cak Imin menambahkan, pembangunan itu butuh keadilan. Keadilan yang penting adalah menyangkut antargenerasi atau anak-anak. 

Berdasarkan hasil analisis, kata dia, tambang nikel di Indonesia tersisa tinggal 15 tahun. Hal ini berarti suatu hari Indonesia berpotensi mengimpor nikel sendiri dari negara lain.

"Itu namanya mudarat karena itu perubahan yang harus kita lakukan adalah perubahan yang memberikan manfaat keadilan antargenerasi," katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Luhut Ungkap Bansos Nanti Tak Lagi Barang: Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang

57 tahun lalu

Luhut: MBG Program yang Baik, Hanya Pengelolaannya Perlu Ditata

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Luhut-Chatib Basri, Dapat Laporan MBG Berdampak Positif ke UMKM

57 tahun lalu

Luhut soal BI Rate Naik: Fundamental Ekonomi RI Masih Oke, tapi Perlu Ada Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal