Cara Meneropong Hilal Penentu Bulan Ramadhan, Ini Metodenya

Antik Dalu Shinta
Cara Meneropong Hilal Penentu Bulan Ramadhan

Sedangkan syarat imkanur rukyat 2 derajat menunjukkan bulan sabit mudah diakui dan bisa diamati secara kasat mata jika posisinya telah mencapai 2 derajat. 

Dengan kata lain pengamat akan melihat bulan sabit muda yang berada di ufuk barat sesaat sebelum matahari terbenam melalui teropong pada hari ke-29 atau 30 kalender hijriah.

Adapun kriteria wujudul hilal yaitu tinggi hilal lebih besar dari 0 derajat saat matahari terbenam. Jika pada tanggal 29 dalam penanggalan hijriah atau hari terjadinya ijtimak telah memenuhi 2 kondisi, yaitu:

  • Konjungsi telah terjadi sebelum matahari tenggelam.
  • Bulan tenggelam setelah matahari, maka keesokan harinya telah dinyatakan sebagai awal bulan hijriah. 

Begitulah cara meneropong hilal penentu bulan Ramadhan. Semoga kamu dapat memahaminya ya!

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hilal Tak Terlihat, PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Rabu 17 Juni 2026

57 tahun lalu

Jadwal dan Tahapan Sidang Isbat Iduladha 2026 Hari Ini, Hilal bakal Terlihat?

57 tahun lalu

Sidang Isbat Iduladha 2026 Digelar Hari Ini, Kemenag Pantau Hilal Zulhijah di 88 Titik

57 tahun lalu

PBNU Rilis Data Awal Zulhijah 1447 H, Iduladha Diprediksi Serentak pada 27 Mei 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal