Catat 48 Gempa Susulan di Bantul Yogyakarta, BMKG: Kekuatan Gempa Semakin Melemah

Muhammad Refi Sandi
Gempa M 6,4 yang mengguncang Bantul, DIY, berpusat di laut dengan kedalaman 25 km. (Foto: BMKG)

Menurutnya, gempa bakal terus terjadi karena lempeng masih aktif.

"Nah itu maka ada energi yang terlepas akibat tumbukan tadi dipicu oleh adanya bagian yang patah dari proses tumbukan tadi," kata Kepala BMKG Dwikorawati Karnawati.

Namun, lanjutnya, karena bebatuannya yang cukup terjal maka gempa-gempa susulan ini relatif jumlahnya. Saat ini, gempa susulan sudah tidak banyak, semakin jarang dan kekuatannya semakin melemah.

Tren gempa susulan setelah gempa kemarin memang terus mengalami penurunan dan Semakin jarang. Di mana selang waktunya semakin jarang dan kekuatannya semakin melemah sampai terendah 2,8 itu.

Gempa itu tidak dirasakan oleh manusia, hanya dirasakan oleh alat saja.

"Sehingga semakin stabil lah bahasa mudahnya. Kita catat tadi terakhir masih 47 kali gempa susulan," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

BMKG: Indonesia Masuk Masa Pancaroba saat Periode Libur Lebaran 2026

Nasional
2 hari lalu

Waspada! BMKG Prediksi Banjir Rob selama Libur Lebaran hingga 27 Maret 2026

Nasional
3 hari lalu

Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat saat Lebaran

Nasional
5 hari lalu

1 Syawal Idulfitri 20 atau 21 Maret 2026? Simak Prediksi Hilal dari BMKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal