Cegah Aksi Predator Anak di Madrasah, Wamenag Minta Pasang CCTV di Titik Rawan

Binti Mufarida
Wamenag Muhammad Syafi'i meminta madrasah memperketat sistem perlindungan anak dengan memperluas pengawasan (dok. Kemenag)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi'i meminta madrasah memperketat sistem perlindungan anak dengan memperluas pengawasan termasuk lewat CCTV dan pembentukan budaya berani melapor. Langkah pencegahan harus menjadi prioritas di tengah meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak, termasuk di lingkungan pendidikan. 

Pesan itu disampaikan Wamenag saat memberikan pembinaan kepada kepala madrasah se-Bandung Raya. Menurut Romo, sapaan akrabnya, upaya menciptakan ruang pendidikan yang aman tidak cukup hanya mengandalkan aturan, tetapi harus didukung sistem pengawasan dan pencegahan yang mampu mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini.

"Ke depan sekolah kita harus benar-benar memberikan perhatian serius terhadap perilaku seluruh stakeholder di madrasah, siapa pun itu. Karena predator kadang tidak bisa dikenali hanya dari penampilannya," katanya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bandung, Jawa Barat, dikutip Minggu (9/8/2026).

Meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak, baik fisik, verbal, maupun seksual, menjadi alasan pemerintah menggulirkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak (Gernas Rana). Gerakan ini menyasar empat ruang utama kehidupan anak, yakni rumah, sekolah, ruang publik dan ruang digital.

Sebagai langkah konkret, Romo meminta madrasah memastikan ketersediaan CCTV di berbagai area yang berpotensi menjadi titik rawan. Menurutnya, ruang-ruang tertutup sangat rawan dan perlu mendapat pengawasan yang memadai untuk mencegah terjadinya tindakan yang merugikan peserta didik.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kemenag Luncurkan Logo dan Tema Hari Santri 2026, Siapkan Rangkaian Acara hingga Oktober

2 hari lalu

Geger! Betrand Peto Cuti dari Syuting usai Terseret Kasus Hukum

2 hari lalu

Kemenag Buka Pengajuan Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp1 Juta per Bulan, Ini Syaratnya

3 hari lalu

Update! Betrand Peto Diperiksa sebagai Saksi Kasus Penganiayaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal