Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Satgas Pertimbangkan Tiadakan Libur Panjang

Binti Mufarida
Libur panjang akan ditiadakan Satgas Covid-19. (Foto iNews.id).

Ternyata, pada libur Lebaran pun tercatat 1,8 juta orang melaksanakan mudik meski telah dilarang. “Faktanya masih cukup banyak ya sekitar 1,8 juta orang yang ternyata melakukan mudik. Mereka melakukan mudik sebelum pelarangan tanggal 6 sampai 17 Mei dan setelahnya,” kata Sonny.

Menurut dia, kenaikan mobilitas penduduk yang menjadi pemicu lonjakan kasus Covid-19. Pasalnya, kenaikan mobilitas penduduk akan selalu diiringi oleh penurunan kepatuhan protokol kesehatan.

“Padahal kami sudah sudah memprediksi kalau terjadi kenaikan mobilitas penduduk itu akan selalu diikuti oleh penurunan kepatuhan protokol kesehatan, jadi bareng itu ya. Mobilitasnya naik, kepatuhan protokol kesehatannya turun. Dan keduanya itu menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya kasus ini,” paparnya.

Padahal, kata Sonny, Indonesia pernah berhasil menurunkan kasus aktif Covid-19 pada Februari lalu. 

“Jadi kita itu turun, karena apa? Karena kepatuhan protokol kesehatan yang naik, lalu kemudian mobilitas penduduknya turun. Nah itu jelas kali ketika kita dua-duanya itu berubah kepatuhanya turun, mobilitas naik, kasus aktifnya pun langsung naik seperti sekarang,” katanya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Destinasi
12 hari lalu

Libur Panjang Maret 2026, Wisatawan Diimbau Pesan Akomodasi Bali dari Sekarang!

Destinasi
24 hari lalu

Serunya Liburan di Kota Tua Jakarta, Murah dan Aksesnya Gampang!

Kuliner
25 hari lalu

Libur Panjang Isra Miraj 2026, Kota Tua Jakarta Diserbu Ribuan Wisatawan

Megapolitan
25 hari lalu

Padat Merayap, Lalin Puncak Bogor Berlaku One Way Arah Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal