JAKARTA, iNews.id - Niat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mundur dari Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) sudah lama ingin direalisasikan. Namun, niat Ahok itu sempat ditahan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Ketika itu, Megawati meminta Ahok lebih fokus bekerja di Pertamina dulu.
"Saya perlu cerita sedikit soal Ibu Megawati, orang mulai tanya, kenapa baru mundur? Saya dari pertama sudah mau mundur. Saya lapor sama Ibu (Mega), 'Ibu ini kan sudah Pak Ganjar, sudah pasti nih. saya berarti ikut kampanye bu, kita fight bu, walaupun secara teori kita tidak berkuasa ya'," kata Ahok di Jakarta, dikutip Senin (5/2/2024).
"Lalu Ibu bilang gini 'jangan. Pak Ahok ditugaskan jaga Pertamina'. oh iya juga ya," sambungnya.
Seiring berjalannya waktu, Ahok kembali meminta izin kepada Megawati agar niatnya mengampanyekan Ganjar bisa diwujudkan. Sebab menurutnya, dia akan menyesal seumur hidup jika tidak ikut berjuang memenangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Saya bilang, 'Ibu, kalau saya nggak mau berjuang untuk Pak Ganjar, Pak Mahfud sekarang, saya akan menyesal seluruh hidup saya, izinkan saya keluar untuk melawan'," katanya.
Namun, keinginan itu tidak langsung disetujui Megawati. Selain karena pekerjaan di Pertamina, Ahok juga dinilai mempunyai anak yang masih kecil.