Cerita Mariano dan Mariana, Jemaah Haji Kembar Kompak Doa Minta Jodoh di Tanah Suci

Dani Adil
Jemaah haji Mariano dan Mariana (foto: MPI)

Mariano dan Mariana sehari-hari bekerja sebagai petani perkebunan karet di Desa Sipaho. Selama 11 tahun, Mariano dan Mariana menabung sebanyak Rp200.000 per minggu hingga akhirnya terkumpul dan bisa disetor sebagai biaya naik haji. 

Soal jodoh menjadi salah satu doa khusus yang akan dipanjatkan Mariano dan Mariana di depan Kabah. 

"Kan kami belum menikah. Doa kami dari kampung, jika betul kami berangkat (naik haji) ke Tanah Suci. Semoga ketika pulang dari Tanah Suci, ada jodoh buat saya. Saya mau kawin. Pertama doa minta jodoh, kedua minta rezeki," ujar Mariano, yang diamini Mariana.

Terkait pelayanan haji 2022 yang disediakan pemerintah Indonesia, Mariano dan Mariana merasa puas. "Kami diberikan makanan dan diberikan pelayanan selama berangkat," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

Daftar Jemaah Haji 2027 Diumumkan Lebih Awal, Kemenhaj Ungkap Alasannya

3 hari lalu

Daftar Jemaah Haji 2027 Resmi Diumumkan, Kemenhaj Mulai Proses Verifikasi

9 hari lalu

DPR Desak Kemenhaj Kawal Pemulihan Hak 3.550 Korban Penipuan Haji Rp116,7 Miliar

9 hari lalu

Perbankan Ungkap Investasi Emas Kian Dilirik untuk Persiapan Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal