Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi saat Libur Nataru, BMKG Ungkap 4 Pemicunya

Kiswondari Pawiro
BMKG menjelaskan, ada empat fenomena yang menjadi pemicu cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi bertepatan pada libur Nataru. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Ketiga, adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah perairan selatan Indonesia yang dapat memicu peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang cukup masif dan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi, sehingga dikhawatirkan dapat mencapai ekstrem dan juga terjadinya peningkatan kecepatan angin permukaan serta peningkatan tinggi gelombang di sekitarnya.

Keempat, terpantaunya aktivitas gelombang atmosfer, yang mana ada beberapa aktivitas gelombang atmosfer yaitu fenomena Median Julian Oscillation yang kurang lebih merupakan fenomena pergerakan arak-arakan awan hujan dari arah Samudra Hindia di sebelah timur Afrika, melintasi Samudra Hindia menuju Samudra Pasifik tetapi melewati kepulauan Indonesia.

“Dan kebetulan pada periode Nataru, pergerakan awan-awan itu pas melintasi kepulauan Indonesia yang bersamaan dengan aktivitas Monsun Asia yang semakin meningkat, bersamaan dengan adanya seruak udara dingin dari dataran tinggi Tibet di Asia, dan bersamaan dengan terjadinya pembentukan potensi tekanan rendah yang dapat berkembang menjadi Bibit Siklon atau bahkan kemungkinan dapat berkembang menjadi Siklon,” ucapnya.

Oleh karena itu, dia menyimpulkan, bersamaannya empat aktivitas tersebut maka dikhawatirkan atau berpotensi mengakibatkan cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia terutama di wilayah bagian selatan Indonesia sampai juga bagian tengah dan timur.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Penyebab Gempa Besar M7,1 Guncang Melonguane Sulut, Ini Penjelasan BMKG

Nasional
20 jam lalu

Gempa M7,1 Guncang Melonguane Sulut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami 

Nasional
20 jam lalu

Breaking News: Gempa M7,1 Guncang Melonguane Sulut

Nasional
1 hari lalu

Cuaca Ekstrem Berlanjut, BNPB Ingatkan Risiko Bencana Susulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal