Dalami Temuan di Selat Sunda, BNN: Pasar Kokain di Indonesia Kecil

Riezky Maulana
Penemuan kokain di Selat Sunda (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) masih mempelajari temuan narkoba jenis kokain di Selat Sunda, sekitar pelabuhan Merak, Banten. Kepala Deputi Berantas BNN Kennedy menjelaskan, tingkat peredaran kokain di Indonesia sangat kecil.

"Ini sedang kami pelajari. Tadi pagi juga sudah saya diskusikan dengan pimpinan Kepala BNN, kok bisa terjadi gitu? Jadi saat sekarang, untuk penggunaan kokain atau heroin dan sejenisnya yang dari tumbuhan, ini sangat kecil sekali pangsa pasarnya di Indonesia," kata Kennedy.

Dia menjelaskan, di Indonesia saat ini lebih banyak peredaran sabu. Oleh karena itu, BNN masih mendalami apakah barang tersebut akan dikonsumsi atau hanya transit saja. 

"Ini apa dipasarkan untuk di Indonesia atau hanya laluan Indonesia sebagai transit, lalu akan dialihkan lagi ke negara lain. Kami tetap akan mempelajari untuk barang ini, makanya kami tetap akan bekerja," katanya. 

Hingga saat ini tim BNN masih melakukan pengawasan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari informasi lebih jauh. 

"Kami juga masih tetap melakukan surveillance di sana, di sekitar TKP untuk mengetahui. Syukur-syukur bisa ketangkap pelakunya," ujar Kennedy.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
14 hari lalu

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja di Tanjung Priok, Terdeteksi lewat X-ray

24 hari lalu

Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun

27 hari lalu

Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN, Soroti Modus Baru Peredaran Narkoba Termasuk Lewat Vape

30 hari lalu

BNN Usul Tambahan Anggaran Rp5 Triliun ke DPR: Jika Tak Disetujui Kami Berpotensi Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal