Dalami Temuan di Selat Sunda, BNN: Pasar Kokain di Indonesia Kecil

Riezky Maulana
Penemuan kokain di Selat Sunda (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) masih mempelajari temuan narkoba jenis kokain di Selat Sunda, sekitar pelabuhan Merak, Banten. Kepala Deputi Berantas BNN Kennedy menjelaskan, tingkat peredaran kokain di Indonesia sangat kecil.

"Ini sedang kami pelajari. Tadi pagi juga sudah saya diskusikan dengan pimpinan Kepala BNN, kok bisa terjadi gitu? Jadi saat sekarang, untuk penggunaan kokain atau heroin dan sejenisnya yang dari tumbuhan, ini sangat kecil sekali pangsa pasarnya di Indonesia," kata Kennedy.

Dia menjelaskan, di Indonesia saat ini lebih banyak peredaran sabu. Oleh karena itu, BNN masih mendalami apakah barang tersebut akan dikonsumsi atau hanya transit saja. 

"Ini apa dipasarkan untuk di Indonesia atau hanya laluan Indonesia sebagai transit, lalu akan dialihkan lagi ke negara lain. Kami tetap akan mempelajari untuk barang ini, makanya kami tetap akan bekerja," katanya. 

Hingga saat ini tim BNN masih melakukan pengawasan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari informasi lebih jauh. 

"Kami juga masih tetap melakukan surveillance di sana, di sekitar TKP untuk mengetahui. Syukur-syukur bisa ketangkap pelakunya," ujar Kennedy.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 jam lalu

BNN Bongkar Penyelundupan 800 Kg Ketamin di Natuna Utara, Modus Baru Manfaatkan Vape

10 hari lalu

BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Kepri, Tangkap 10 WN Myanmar

10 hari lalu

BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair untuk Vape di Kepri, Selamatkan 14,1 Juta Jiwa

19 hari lalu

Bos Gendut Ditangkap di Salon Kecantikan, BNN Sita Aset Rp39,95 Miliar Hasil TPPU Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal