Damai Hari Lubis Tegaskan Tak Pernah Minta Maaf ke Jokowi  

Tim iNews.id
Eks tersangka fitnah ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) Damai Hari Lubis mengaku tak pernah menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi. (Foto: screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Eks tersangka fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) Damai Hari Lubis mengaku tak pernah menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi. Hal itu mengingat dirinya mendapatkan restorative justice dalam kasus tersebut.

Awalnya, Damai menjelaskan bahwa tidak ada persyaratan maaf dalam aturan KUHAP. Sehingga, ia menilai tidak perlu menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi.

"Tidak ada persyaratan minta maaf dalam  KUHAP, permohonannya pun disampaikan cukup kepada penyidik, nggak mungkin ke JPU, nggak  mungkin ke pengadilan, gila namanya," ucap Damai dalam Rakyat Bersuara iNews TV, Selasa (20/1/2026).

"Nggak mungkin kepada Pak Jokowi. Nyatanya saya tidak pernah minta maaf baik melalui kuasa hukumnya bersama-sama atau sepihak," sambung dia.

Ia pun menjelaskan bahwa restorative justice tersebut diajukan kubu Jokowi pada 13 Januari 2026. Surat pemberhentian penyidikan atau SP3 pun keluar pada 15 Januari 2026.

Sementara itu, ia juga menegaskan dirinya tidak bersalah dalam perkara tersebut. Namun, dia mengaku dalam posisi yang serba salah.

"Saya memang dalam posisi serba salah. Mungkin publik berharap kepada saya dan Eggi untuk terus berjuang, diharapkan kami, tapi saya tidak bersalah dengan Eggi, hanya posisi serba salah. Posisi saya yang salah, tapi saya tidak salah," katanya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

David Pajung Harap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka: Ini Sudah Konsumsi Publik

57 tahun lalu

Kuasa Hukum Jokowi Sebut Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik di Kasus Ijazah Palsu

57 tahun lalu

Khozinudin soal Kasus Ijazah: Penanganan Perkara Harus Mengacu Hukum, Bukan Kehendak Jokowi

57 tahun lalu

Eks Kabareskrim Respons Eks Wakapolri soal RJ Kasus Ijazah Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal